Script Film Pendek


Ini hanya tugas dari dosen ane untuk membuat script dari film yang sudah jadi.🙂

 

REVOLUSI JAKARTA

 

Topik                         : Transportasi Umum di Jakarta

Judul                         : Revolusi Jakarta

Jenis Program       : Dokudrama

Pemain                     : Yoyoi, Tami,  Dania

Sutradara                : Reyhan Christy

Durasi                        : 15 Menit

 

Ide Cerita

Transportasi Umum di Jakarta

Out Line

  1. Tami dan Dania sedang duduk menunggu Yoyoi yang datang telat akibat terjebak macet.
  2. Tami, Dania dan Yoyoi bejalan bertiga sambil berdiskusi mengenai Bus Transjakarta.
  3. Tami, Dania dan Yoyoi berjalan diatas jembatan penyembrangan yang mengantarkan mereka menuju shelter Bus Transjakarta.
  4. Tami, Dania dan Yoyoi duduk di bangku shelter Bus Transjakarta menunggu bus datang sambil berdiskusi.
  5. Tami, Dania dan Yoyoi berada didalam Bus Transjakarta dan duduk dibangku bagian belakang.
  6. Tami, Dania dan Yoyoi transit di shelter Bus Transjakarta untuk berganti bus.
  7. Tami, Dania dan Yoyoi ikut mengantri untuk menunggu kedatangan Bus Transjakarta.

Sinopsis

Munculnya Bus Transjakarta sebagai transportasi umum yang baru di Jakarta, membuat 3 orang sahabat yaitu Tami, Dania dan Yoyong merasa penasaran untuk menaiki Bus Transjakarta itu. 3 sahabat itu merasakan keberadaan Bus Transjakarta sebagai kendaraan umum terasa lebih nyaman untuk dipilih daripada kendaraan umum lainnya yang ada di Jakarta. Namun mereka masih merasakan adanya kekurangan dalam penyediaan pelayanan Bus Transjakarta ini. Kekurangan dalam penyediaan pelayanan Bus Transjakarta membuat mereka sedikit gerah kepada penyedia Bus Transjakarta ini. Program ini disampaikan secara docudrama dengan durasi film ± 15 Menit.

 

Treatment

Tami dan Dania sedang duduk di food court sambil menunggu Yoyoi yang datang terlambat akibat terjebak kemacetan. Tami terlihat kesal terhadap Yoyoi karena keterlambatannya. Tiba-tiba Yoyoi dateng mengagetkan mereka berdua. Setelah itu Yoyoi duduk dan bergabung bersama mereka dan berbicara kepada Tami dan Dania.  Setelah beberapa saat mereka pergi meninggalkan food court.

Mereka berjalan bertiga sambil berdiskusi mengenai kemacetan yang ada di Jakarta. Yoyoi menceritakan pengalamannya ketika menaiki Bus Transjakarta. Tami dan Dania terlihat tertarik akan cerita dari Yoyoi dan mereka bertiga sepakat untuk mencoba menaiki Bus Tranjakarta tersebut.

Akhirnya mereka sampai di Shelter Bus Transjakarta, mereka berjalan dijembatan penyembrangan untuk menuju loket tiket. Tami dan Dania mempersoalkan jembatan penyebrangan yang dibuat memutar jauh, namun Yoyoi menjelaskan alasan jembatan dibuat memutar agar memudahkan orang penyandang cacat.

Setelah tiba di loket, lalu mereka membeli tiket Bus Transjakarta dan masuk menuju tempat menunggu kedatangan bus.

Mereka duduk dibangku sambil menunggu kedatangan bus. Lalu mereka mendatangi pegawai shelter untuk menanyakan pelayanan yang diberikan oleh penyedia Bus Transjakarta.

Akhirnya bus yang mereka tunggu datang. Mereka menaiki bus tersebut dan duduk di tempat duduk paling belakang sambil mengamati dan berdiskusi mengenai keadaan didalam bus.

Ketika ditengah jalan, Dania melihat Bus Transjakarta yang bentuknya lebih panjang daripada yang mereka naiki. Tami serta Dania ingin sekali untuk menaiki bus tersebut,  namun mereka harus bersabar untuk transit dahulu di shelter berikutnya sebelum pindah ke bus yang lainnya.

Sesampainya di shelter untuk transit, mereka melihat antrian penumpang yang cukup panjang di shelter tersebut. Tami dan Dania mengeluhkan akan keadaan yang mereka lihat di shelter tersebut.

Karena lamanya antrian, mereka memutuskan untuk bertanya-tanya kembali kepada petugas yang ada di shelter tersebut.

Akhirnya mereka berada di antrian terdepan dan ikut menunggu bersama penumpang yang lain. Tidak lama kemudian bus yang mereka tunggu datang dan mereka bertiga masuk kedalamnya untuk melanjutkan perjalanan.

Naskah

REVOLUSI JAKARTA

NO VIDEO NARASI
1 –          CAPTION GRAPHICS

–          LOGO PRODUCTION HOUSE (HOME MADE)

–          BUMPER IN

 

Revolusi Jakarta

 

Musik : Pembuka
2 Scene 1

–          VT (Jakarta, Kendaraan-kendaraan Transportasi Umum di Jakarta, Shelter dan Bus Transjakarta)

 

 

–          BUMPER IN

 

Comercial Break

 

–          BUMPER OUT

NARASI : Jakarta adalah ibu kota Indonesia. Kota ini mempunyai jumlah penduduk yang sangat padat karena kota ini adalah ibukota, jadi sangatlah berkembang. Lihat saja banyak gedung tinggi yang ada disini, banyak jenis kendaraan di kota ini yang digunakan untuk transportasi.

Banyak jenis kendaraan di kota ini yang digunakan untuk tranportasi. Contoh pertama adalah bemo. Kendaraan beroda tiga ini, saat ini sudah jarang ditemui dikota Jakarta tetapi kita masih bisa menemuinya kok, ditempat-tempat tertentu pastinya.

Bajai. Kendaraan ini juga beroda tiga, tetapi berbeda dengan bemo. Walaupun sudah dibatasi keberadaannya, bajai masih bisa kita temuai dimana-mana.

Oasi dan Mikrolet. Alat transportasi umum ini dapat menampung penumpang 10 sampai 12 orang. Mobil-mobil ini dilengkapi dengan angka-angka yang berada didepan dan dibelakang mobil untuk jalurnya masing-masing.

Ow..ow..ow.. yang satu ini namanya kancil. Kancil dibuat pemerintah untuk menggantikan keberadaan bajai, karena asap bajai terlalu banyak membuat polusi udara.

Pemerintah juga memiliki kendaraan yang dikelola oleh Pemda. Contohnya adalah PPD dan bus-bus lainnya. Tapi, keberadaan bus-bus ini kadang sangat tragis.

Sekarang Jakarta sudah memiliki Transjakarta. Transjakarta atau yang umumnya disebut Bus Way adalah sebuah sistem transportasi bus cepat atau bus rapidtransit di Jakarta. Sistem ini dimodelkan seperti transmillenio yang berhasil di Bogota. Bus Transjakarta mulai di operasikan tanggal 15 Januari 2004 ……

3 Scene 2

–          ZOOM OUT : Monas

 

EXT – SETTING 1 – SIANG

MS. DANIA DAN TANIA SEDANG DUDUK DI FOOD COURT MENUNGGU YOYOI

 

DANIA KESAL MEMUKUL MEJA

 

TAMI KESAL MEMANGKU TANGANNYA DIATAS MEJA

 

YOYOI IN FRAME

 

 

 

 

 

 

 

CU. DANIA, TAMI DAN YOYOI

 

 

MS. TAMI DAN YOYOI

 

 

CU. TAMI

 

MS. DANIA, TAMI DAN YOYOI

 

CU. DANIA

 

 

CU. YOYOI TO MS. DANIA DAN TANIA

 

MS. DANIA, TAMI, DAN YOYOI

 

DANIA, TAMI DAN YOYOI OUT FRAME

 

BLUR

 

Musik : (Down Out)

 

 

 

 

 

 

DANIA : Aah.. mana sih si Yoyoi? Dari tadi ga dateng-dateng.

TAMI : Tahu nih nyebelin banget tuh orang. Cape nungguin disini tau?

 

YOYOI : Jiaah.. lagi pada ngomongin gue yaa..?

 

TAMI : Lama banget lo datengnya !

 

DANIA : Tau nih lama banget. Bete tau nungguinnya.

 

YOYOI : Sorry, sorry. Namanya juga Jakarta. Ih.. macet banget, tau ga sih lo. Udah pada makan belum ?

Ya.. Allah. Padarh banget sih lo, Mi. Lo makan semua ?

 

TAMI : Yaiya lah.. lo ga liat nih? Dua piring gini, gara-gara nunggu lo doang.

 

DANIA : Yee.. itu mah, Tami aja kali yang laper.

 

YOYOI : Dasar lo.. Yaudah cabut yuk ah..

 

YOYOI : Ayo cepetan..

 

 

4 Scene 3

EXT-DEPAN KAMPUS- SIANG

FADE IN

LS. TAMI, DANIA DAN YOYOI SEDANG JALAN

 

 

 

CU. TAMI TO MS YOYOI, DANIA DAN TAMI SEDANG JALAN

 

 

 

 

CU. YOYOI TO MS. TAMI, DANIA DAN YOYOI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TAMI, YOYOI DAN DANIA OUT FRAME

 

 

 

 

 

YOYOI : Duh sumpah deh. Lo ngerasa ga sih, kalo kota Jakarta makin padet banget?

 

TAMI : Yaiyalah.. Namanya juga ibukota Negara. Secara Jakarta gitu

 

YOYOI : Bentar nih bentar. Kemaren kan gue naek bus way. Beuh.. sumpah enak banget. Udah lancar, nyaman, pokonya dijamin deh kalo naik bus way bisa liat pemandangan-pemandangan di Jakarta.

 

DANIA : Haah ? masa sih yoi? Ga percaya. Gue jadi pingin coba ya, Tam ?

 

TAMI : Hmm.. boleh juga tuh. Soalnya.. gue kan blum pernah naek bus way. Katanya nyaman. Bener ga sih?

 

DANIA : Yaudah kita coba langsung aja yuk ? biar kita Tanya-tanya langsung aja sama petugas disana.

 

YOYOI : Yaudah.. yuk kita coba aja?

 

DANIA DAN TAMI : yuk..

 

 

 

5 Scene 4

FADE IN : VT (Bus Transjakarta dan Shelter)

 

EXT-SHELTER BUS WAY- SIANG

MS. TAMI, YOYOI DAN DANIA BERJALAN DI JEMBATAN PENYEBRANGAN

 

 

CU. TAMI

 

 

MS. MS. TAMI, YOYOI DAN DANIA BERJALAN DI JEMBATAN PENYEBRANGAN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TAMI, YOYOI DAN DANIA IN FRAME

MS. TAMI, YOYOI DAN DANIA BERDIRI DI DEPAN LOKET

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LS. TAMI, YOYOI DAN DANIA TO MS. TAMI, YOYOI DAN DANIA BERDIRI DI DEPAN LOKET

 

 

MS. DI DALAM LOKET

 

 

LS. KEADAAN SHELTER TO MS. MS. TAMI, YOYOI DAN DANIA DUDUK DIBANGKU TUNGGU

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

CU. PETUGAS SHELTER TO MS MS. TAMI, YOYOI DAN DANIA

 

VT (JALUR BUS TRANSJAKARTA)

 

–          BUMPER IN

 

Comercial Break

 

BUMPER OUT

 

NARASI : Oh iya ya.. akhirnya Tami, Yoyoi dan Dania sampe juga di shelter bus way.

 

 

YOYOI : Nih Tam, Dan. Gue kasih tau sama lo. Ini tuh namanya jembatan penyebrangan bus way supaya kita masuk ke shelter sana.

 

TAMI : Iya tau, tau. Tapi Kenapa ga dibuat tangga aja ya ?

 

DANIA : Iya, kalo kaya gini kan cape. Lumayan jauh juga tuh.

 

YOYOI : ehh,, gini loh. Kenapa dibuat kaya gini, supaya ramah sama orang-orang penyandang cacat.

 

DANIA DAN TAMIA : Ohh.

 

DANIA : Pantes aja landai, supaya kursi roda juga bisa lewan kan, Yoi.

 

YOYOI : Nah,, Bener. Nah, gitu dong kaya dia pinter. Yaudah yuk..

 

 

 

TAMI : Ini loketnya ?

 

YOYOI : Iya. Itu loketnya. Kita harus beli tiket dulu sebelum naik bus way

 

DANIA : Emang Berapa sih harganya ?

 

TAMI : Tuh ada harganya. Murah ko, cuman tiga ribu lima ratus.

 

YOYOI : iya. Jadi kita ngeluarin duit tiga ribu lima ratus bisa buat keliling Jakarta.

 

……

 

NARASI : Bener banget. Dengan tiket tiga ribu lima ratus. Kalian bisa keliling Jakarta.

 

 

DANIA : Kok? Tempat duduknya cuman segini ya? Padahalkan penumpangnya banyak.

 

TAMI : Iya nih. Toiletnya juga ga ada loh.

 

YOYOI : aahh.. Jangan nanya-nanya mulu ah pussing. Bukan gue yang buat ini bus way.

Nah.nah itu ada petugasnya. Mending kita Tanya aja yuk. Bagaimana cara transit bus Transjakarta ini. Yuk?

 

NARASI : Wah.. rasa ingin tau mereka sangat besar. Ayo semangat. Tanya sama petugasnya supaya kalian tidak bingung lagi.

 

NARASI : Kalian mau caranya keliling Jakarta dengan biaya murah. Gampang ko..

Buat Yoyoi, Tami dan Dania yang sekarang ada di shelter bus way PGC cililitan. Kalian bisa pergi kebanyak tempat dengan tiga ribu lima ratus saja.

Misalnya kalian mau menikmati suasana pantai. Kalian bisa pergi saja ke Ancol, dengan bus yang tujuannya langsung ke Ancol tanpa harus transit dulu. Contoh lainnya, kalo kalian mau pergi ke Gelora Bung Karno, kalian naik bus yang tujuannya ke Senen. Tapi kalian tidak perlu ke shelter Senen. Di shelter Matraman, kalian sudah harus turun untuk transit. Kalian keluar dari halte untuk pindah ke halte yang lain yang sudah diatur terhubung dengan jembatan. Kalian harus melanjutkan naik bus yang kea rah Halimun. Kemudian transit lagi di shelter Duku Atas II. Memang cukup repot sih kalo baru pertama naik. Apalagi melewati jembatan yang cukup panjang. Tapi anggap sajalah kita ini ber olah raga. Hehe.

6 Scene 5

INT-DALAM BUS TRANSJAKARTA-SIANG

MS. TAMI, YOYOI DAN TAMIA DUDUK DI BANGKU BUS TRANSJAKARTA

 

 

 

CU. TAMI TO MS. TAMI, YOYOI DAN TAMIA

 

 

 

CU. PINTU BUS TRANSJAKARTA

 

 

 

 

CU. PEGANGAN BUS

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MS. YOYOI DAN DANIA TO MS TAMI, YOYOI DAN TAMIA.

 

CU. ALAT PEMADAM KEBAKARAN

 

 

 

CU. PALU PEMECAH KACA

 

MS TAMI, YOYOI DAN TAMIA.

 

CU. ATAP BUS TRANSJAKARTA

 

 

MS TAMI, YOYOI DAN TAMIA.

 

 

MS. BUS TRANSJAKARTA

 

 

 

 

YOYOI : Gimana? Nyaman kan?

 

NARASI :Waah.. senangnya. Akhirnya mereka sudah ada didalam bus.

 

TAMI : Iya nih enak. Adem lagi.

 

YOYOI : aa.. benerkan? Nih y ague kasih tau kelebihan-kelebihan yang ada di bus way ini. Soal pintunya. Pintinya aja ada dua sistem. Pertama, ada sistem lipat. Kedua, ada sistem biasa. Nah yang kila liat ini nih make sistem lipat. Liat tuh.

 

DANIA : oh.. iya. Eh, liat tuh diatas ada pegangan juga. Itu buat penumpang yang ga kebagian tempat duduk. Kaya mereka tuh.

 

TAMI : Oh ya. Emang bener ya bus way itu bahan bakarnya dari gas?

 

YOYOI : Iya.

 

DANIA : wah.. Raham lingkungan dong.

YOYOI : Emang ramah lingkungan. Nih ada yang lebih aman lagi. Lo liat tuh disetiap pintu ada tulisan jangan berdiri disini, soalnya kalo lo berdiri disini. Lo bakalan kejepit, nah lo ngalangin orang yang mau lewat.

 

DANIA : hmm.. bener juga tuh. Eh tadi Dania liat ada alat pemadam kebakaran juga tuh.

 

TAMI DAN YOYOI : Iya. Gue juga liat tadi.

 

DANIA : oh iya,, ada palu darurat tuh.

 

YOYOI : yang lebih amannya lagi ya. Lo liat tuh. Itu atap tuh tahan percikan api. Kerenkan.

 

TAMI : Iya, ya. Keren banget

 

YOYOI : Msih banyak nih kelebiha-kelebihan yang ada di bus way ini.

 

DANIA : eh liat tuh, ada bus yang lainnya.

 

YOYOY : ohh.. itu. Kalo ga salah sih, itu cuman ngelewatin koridor kampong melayu sampai koridor ancol.

 

TAMI : yaah. Pengen naik bus yang itu dong.

 

YOYOI : iya bisa, bisa. Kita harus transit dulu.

 

NARASI : Kalian harus sabar. Ayo kita siap-siap untuk transit.

 

7 Scene 6 ….  

 

Bagi yang ingin liat Videonya bisa diliat disini.

FILM PENDEK “REVOLUSI JAKARTA”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s